Berani Bermimpi, Program Bangun Sekolah dan Sanitasinya di Papua

By 14 Nov 2017, 12:22:51 WIBSekitar Kita

Berita Terkait

Berani Bermimpi, Program Bangun Sekolah dan Sanitasinya di Papuapala desa sedang tidak beroperasi.

Padahal peran PAUD bagi anak-anak disana besar sekali. Menurut Tolince salah satu guru di Sapalek, sebelum anak-anak belajar di PAUD, anak-anak di desa tersebut jarang mandi, banyak yang mengalami kaskado (kudisan) sehingga sakit gatal-gatal dan kelihatan tidak bersih. Melalui PAUD, kami mengajarkan mereka mengenai gaya hidup bersih sehat juga. Anak-anak pun menjadi bisa mengenal angka dan huruf melalui PAUD.

Selain ketiadaan bangunan sekolah, pendidikan di desa Sapalek juga mengalami kesulitan yang lain. Sebanyak 3 sekolah (dengan jumlah siswa sekitar 526) belum memiliki toilet. Karenanya, anak-anak masih mempraktekkan BABS (Buang Air Besar Sembarangan). Hal ini tentunya sangat membahayakan kesehatan anak-anak di sana.

“Dampak besar dapat dimulai dari aksi-aksi kecil yang menyenangkan. Jadi, siapa saja bisa terlibat. Itulah prinsip #BERANIMIMPI,” ujar Priscilla.

Priscilla melanjutkan, “Tahun 2017 merupakan tahun kedua bagi #BERANIMIMPI. Tahun lalu melalui #BERANIMIMPI 2016, WVI bersama 104 fun-raiser dan 827 donatur telah berhasil mengumpulkan RP 547,553,775 untuk membangun sumur air bersih dan menguatkan posyandu di Sumba Barat Daya.”

“Selama hampir 20 tahun Wahana Visi Indonesia melayani berbagai wilayah di Indonesia dengan visi untuk mewujudkan hidup anak yang utuh sepenuhnya dan dengan doa bagi setiap hari tekad untuk mewujudkannya.

Kami menyadari betul bahwa dalam menciptakan kehidupan anak yang sejahtera, kami tidak bisa bekerja seorang diri. Untuk itu kami selalu bermitra dengan semua pihak, baik dengan Pemerintah, masyarakat, organisasi lain, media dan banyak lagi yang tidak dapat kami sebut satu per satu.

Untuk itu melalui kampanye #BERANIMIMPI kami berharap makin banyak orang yang mau terlibat terutama mereka dari kalangan anak muda Ind